NEWS BARRU – Koperasi Merah Putih Barru mencatatkan capaian nasional setelah Pemerintah Kabupaten Barru menuntaskan pembentukan 55 Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap agenda pembangunan nasional Asta Cita Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sebelum menerima apresiasi dari Kemenkumham, Bupati Barru juga lebih dulu memperoleh penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen kuat dan percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah desa dan kelurahan di Kabupaten Barru. Pengakuan ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Pemerintah Kabupaten Barru menjalankan pembentukan koperasi secara terstruktur dan terkoordinasi. Pemerintah daerah melibatkan perangkat desa, pendamping desa, serta masyarakat setempat untuk memastikan koperasi berjalan sesuai kebutuhan warga. Setiap Koperasi Merah Putih dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu menggerakkan usaha produktif, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dan menciptakan lapangan kerja.
Baca Juga : Pemkab Barru Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat, Wabup Abustan: Ini Program Prioritas Nasional
Kemenkumham menilai langkah Barru sebagai praktik baik dalam penerapan kebijakan nasional. Pembentukan koperasi tidak hanya memenuhi aspek legalitas, tetapi juga memperhatikan tata kelola organisasi, transparansi, dan keberlanjutan usaha. Model ini dinilai layak menjadi rujukan bagi daerah lain yang sedang mengembangkan koperasi desa.
Pengakuan dari Kemendes PDT semakin memperkuat posisi Barru sebagai salah satu daerah paling progresif dalam pemberdayaan masyarakat desa. Pemerintah pusat menilai Barru berhasil menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui penguatan Koperasi Merah Putih, pemerintah daerah berharap koperasi mampu menjadi tulang punggung ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendukung terwujudnya visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.








