NEWS BARRU – Evaluasi TPPS Sulsel kembali menjadi forum penting bagi pemerintah daerah di Sulawesi Selatan untuk menyatukan langkah strategis dalam percepatan penurunan stunting. Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri rapat evaluasi tersebut di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan pada Rabu (10/12/2025). Ia datang untuk memastikan arah kebijakan Kabupaten Barru berada pada jalur yang tepat dan selaras dengan target provinsi.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr. dr. H. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., MM., MH, membuka kegiatan ini mewakili Wakil Gubernur Sulawesi Selatan. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menekan angka stunting. Pemerintah provinsi ingin seluruh kabupaten/kota menyusun strategi berbasis data agar intervensi lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Wabup Abustan menyoroti beberapa aspek penting yang harus Barru tingkatkan, seperti optimalisasi pemantauan tumbuh kembang anak, peningkatan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, serta penguatan peran TP-PKK dan kader posyandu. Ia juga menekankan bahwa pemerintah Barru perlu mempertajam kolaborasi antara dinas kesehatan, dinas pendidikan, serta pemerintah desa agar setiap program langsung menyentuh keluarga berisiko stunting.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Turun Langsung, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Selain membahas capaian kinerja, forum ini juga menghadirkan ruang untuk menyampaikan kendala lapangan. Abustan menyampaikan bahwa beberapa desa masih membutuhkan pendampingan intensif dalam pemanfaatan data, terutama pada pemutakhiran sistem pelaporan. Ia memastikan bahwa Barru berkomitmen memperbaiki hal tersebut dengan memperkuat koordinasi lintas OPD.
Melalui evaluasi TPPS Sulsel ini, pemerintah Kabupaten Barru ingin mengakselerasi langkah konkret untuk menurunkan angka stunting. Rapat tersebut bukan sekadar evaluasi, tetapi juga ruang menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan. Dengan arah kebijakan yang semakin jelas, Barru menargetkan penurunan stunting yang lebih signifikan pada tahun 2026.








